PNG

Menyajikan Berita Tepat Akurat Dan Terpercaya

April 26, 2026
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.
Kondisi Exit Tol Tamanmartani yang rencananya akan digunakan untuk mudik lebaran pada Jumat (14/3/2025). Foto: Hadid Husaini

Jalur Tol Jogja-Solo segmen Prambanan-Tamanmartani tengah dipersiapkan agar dapat difungsikan selama periode mudik Lebaran mendatang.

Pada Jumat (14/3/2025), Ditlantas Polda DIY bersama pengelola tol melakukan pemantauan di ruas tol tersebut. Beberapa aspek menjadi perhatian, terutama terkait kondisi struktur jalan yang akan digunakan fungsional oleh para pemudik.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda DIY, AKBP Widya Mustikaningrum, menyatakan bahwa jalur tol ini secara umum sudah dapat dilalui, meskipun masih ada beberapa perbaikan yang perlu dilakukan.

“Misalnya masih ada sambungan yang belum halus, geronjalnya masih terasa. Kemudian pembatas kiri dan kanan ada yang belum terpasang gadril. Jadi besok akan dipasang water barrier dan tolo-tolo sebagai pembatas di sisi kanan,” ujarnya saat diwawancarai.

Ia memastikan bahwa jalur Prambanan-Tamanmartani akan difungsikan mulai 24 Maret 2025. Pada tahap awal, tol ini hanya dibuka untuk satu arah, baik saat arus mudik maupun balik, dengan jam operasional dari pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.

Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan di Exit Tol Tamanmartani
Berdasarkan kesepakatan berbagai pemangku kepentingan, kendaraan yang keluar dari exit tol Tamanmartani tidak diperbolehkan belok kanan (ke utara) dan wajib berbelok ke kiri.

“Rekayasa arus lalu lintas sesuai kesepakatan kemarin, exit tol Tamanmartani tidak boleh belok kanan atau utara artinya wajib belok ke kiri. Kemudian yang akan ke utara berputar pada bundaran elevated yang sementara sudah diperkeras dari Jasa Marga,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa koordinasi dengan Satlantas Klaten dan dukungan dari Dirlantas serta Dishub akan dilakukan jika terjadi lonjakan kendaraan di exit tol Prambanan atau Jogonalan, yang kemudian akan diarahkan ke Purwomartani.

Saat ini, estimasi waktu tempuh dari Prambanan ke Tamanmartani masih belum dapat dipastikan karena masih ditemukan beberapa kendala di lapangan.

“Mungkin besok H-2 kami akan cek lagi, baru kalau bersih semuanya kita akan coba kecepatan maksimal di 60 (km/jam) sampai keluar tol Tamanmartani,” katanya.

Widya juga mengingatkan agar pengguna tol mematuhi aturan yang berlaku mengingat jalur ini masih bersifat fungsional. Ia menambahkan bahwa jika terjadi kondisi tertentu, seperti cuaca buruk, jalur ini bisa ditutup sebelum waktu yang telah ditentukan.

Di sisi lain Manajer Humas dan Umum PT Jasamarga Jogja-Solo, Rachmat Jesiman, mengungkapkan bahwa jalur fungsional yang disiapkan membentang sepanjang 6 hingga 7 kilometer dari Prambanan hingga Klaten. Jika terjadi kepadatan kendaraan hingga 1 kilometer, opsi pembukaan jalur alternatif akan dipertimbangkan.

Saat ini, kesiapan jalur fungsional telah mencapai 90 persen. “Sebelum tanggal 24 kami usahakan sudah selesai,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa jalur ini nantinya mampu menampung 800 hingga 1000 kendaraan per jam.

Selain itu, pengelola tol juga akan melakukan evaluasi berkala untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik. Pemudik diimbau untuk tetap mengikuti arahan petugas dan mematuhi batas kecepatan yang ditentukan demi keselamatan bersama. (Hus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *