PNG

Menyajikan Berita Tepat Akurat Dan Terpercaya

Mei 5, 2026
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Sebanyak 50 duta demokrasi dikukuhkan oleh Pemerintah Kota Jogja di Ruang Bima, Balai Kota Jogja, Muja-Muju, Umbulharjo, Kota Jogja, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Senin (24/2/2025).

Mereka mendapatkan pin yang diberikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Jogja, Yunianto Dwi Sutono sebagai tanda dimulainya tugas untuk menyadarkan pentingnya peran pemilih dalam pesta demokrasi baik Pemilihan Umum (Pemilu), Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) hingga Pemilihan Legislatif (Pileg).

Menariknya, baru di Kota Jogja yang saat ini memiliki duta demokrasi dari kabupaten-kota di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Jogja, Nindyo Dewanto menyampaikan jika dengan dikukuhkanya duta demokrasi diharapkan bisa menjadi kepanjangan tangan dari pemerintah khususnya Kesbangpol sendiri.

“Aware terkait dengan politik maupun demokrasi. Potretnya saat Pemilu partisipasinya mencapai 85 persen, setelah pilkada turun jauh 65 persen. Kita berupaya untuk bisa menaikkan angka partisipasi meskipun Pemilu atau Pilkada masih lima tahun mendatang,” katanya.

Meskipun Pemilu maupun Pilkada menanti 5 tahun lagi pihaknya menyampaikan tidak ingin melewatkan euforia masyarakat terutama partisipasi dari generasi muda untuk bisa memberikan sumbangsihnya mewujudkan demokrasi yang lebih baik ke depan di Kota Jogja.

Ke depan, para duta demokrasi ini disebutnya akan bertugas dalam menyampaikan berbagai pemahaman terkait demokrasi yang baik terutama dalam kontes pemilihan bagaimana bisa menghasilkan pemimpin yang memiliki kualitas.

“Kita akan lihat partisipasi seperti apa dari adik-adik ini dalam 5 tahun kedepan. Karena kita juga punya program dan kegiatan (untuk menunjang pemahaman) seperti Sekolah Demokrasi, Parlemen Pelajar, dan beberapa kegiatan lainya,” katanya.

Nindyo juga menyampaikan jika para anggota akan diberikan pemahaman bagaimana membaca peta politik di Kota Yogyakarta yang nantinya akan didampingi oleh stakeholder terkait seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Salah satu anggota Duta Demokrasi asal Kemantren Jetis, Yogita Septa Wardhana menyampaikan jika sebelumnya dirinya banyak mengetahui dan mempelajari terkait kondisi demokrasi di lingkungannya, terutama di saat menjelang pemilihan.

“Tujuan saya ikut duta demokrasi karena saya mengetahui kondisi di wilayah saya seperti apa. Bagaimana masih marak, khususnya Jogja jual-beli suara calon anggota legislatif,” katanya saat diwawancarai kabarterdepan.com pada Senin (24/2/2025).

Yogi menilai di Kota Yogyakarta sendiri masih banyak hal yang perlu diperbaiki terutama dari bagian penyelenggara pemilu.

Ia mendorong kepada partai-partai dalam menghadapi pemilihan baik Pilkada maupun Pemilu untuk bisa menyodorkan kader-kader terbaiknya untuk bisa memberikan alternatif pilihan bagi masyarakat. Tidak hanya menyodorkan kader untuk ikut dalam kontestasi, dirinya juga berharap peran dari KPU dan Bawaslu untuk bisa menyaring calon terbaik.

“Yang terbaik itu suka pinternya, suka visinya, jangan hanya suka duitnya,” katanya.

Dirinya ingin masyarakat bisa cerdas dalam memilih calon karena dengan begitu akan bisa membawa Kota Yogyakarta menuju arah yang lebih baik terutama kepada anggota dewan yang menjembatani aspirasi masyarakat.

Dalam 5 tahun ke depan, pihaknya akan berupaya memberikan pemahaman kepada orang-orang di sekitarnya dalam menciptakan iklim demokrasi yang bermartabat. “Nanti kita bikin seperti Baygon, mulai (memahamkan) dari yang terdekat hingga ke masyarakat luas. Yang terpenting kawula muda bisa ikut dalam kepemiluan,” katanya.

“Bukan untuk mendoktrin tapi kita ingin memberikan dan mengedukasi 5 tahun ke depan dewan yang kalian pilih sudah menyerap aspirasi atau tidak, itu kan penilaian 5 tahun ke depan, jadi nantinya masyarakat bisa paham, sehingga bisa punya anggota dewan yang berintegritas,”katanya. (Hus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *