PNG

Menyajikan Berita Tepat Akurat Dan Terpercaya

Desember 11, 2025
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.
Ilustrasi bus mudik gratis Lebaran 2025. (Dok. Istimewa)

Kabarangkringan, Klaten – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menyiapkan 10 armada bus mudik gratis Lebaran 2025.

Bus tersebut disiapkan untuk warga Klaten yang merantau di wilayah Jabodetabek.

Kepala Dishub Kabupaten Klaten, Supriyono menyampaikan bahwa program mudik gratis ini dapat dilaksanakan berkat kerja sama antara Pemkab Klaten dengan Paguyuban Masyarakat Klaten yang berada di Jabodetabek.

Supriyono menambahkan, pendaftaran mudik gratis dilakukan melalui paguyuban. Pendaftaran mudik gratis sudah dimulai sejak Senin (3/3/2025).

Persyaratannya adalah warga Klaten, cukup dibuktikan dengan KTP atau KK Klaten.

Kemudian yang boleh ikut mudik gratis adalah warga yang kurang mampu dan pekerja di sektor informal.

Yang dimaksud pekerja sektor informal ini antara lain buruh pabrik, buruh bangunan, pedagang kecil, ojek online dan sebagainya.

Link mudik gratis

Pendaftaran mudik gratis bisa dilakukan melalui laman: https://dishub.klaten.go.id/mudikgratislebaran2025.

“Rencana untuk pemberangkatannya tanggal 26 Maret siang. Biasanya dari Museum Purnabakti TMII finish di Terminal Klaten,” lanjut Spriyono.

Dia juga menjelaskan, bahwa bus yang disiapkan itu setiap unitnya memiliki kapasitas sekitar 50 tempat duduk.

“Biasanya setiap unit bisa menampung 50 penumpang. Tapi ada dari petugas kita yang mendampingi satu. Jadi satu orang petugas satu bus. Sehingga nanti 49 orang daya tampungnya. Dan 50 dengan petugas kita,” ungkapnya.

Supriyono menambahkan, bahwa mudik gratis ini hanya berlaku saat kepulangan. Sementara untuk kembali ke perantauan, warga dipersilahkan berangkat sendiri-sendiri.

Untuk memberikan pelayanan yang baik kepada penumpang, Dishub Klaten selalu mengadakan ramcek, ujarnya.

Kemudian bus angkutan mudik gratis Lebaran harus laik jalan dan memiliki kelengkapan dokumen kendaraan, tambahnya. “Sebelum berangkat kita ramcek. Dan tidak boleh ugal-ugalan. Maka kita tempatkan setiap armada satu orang petugas,” pungkasnya. (st)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *