
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja memulai melakukan launching cek pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat pada Selasa (11/2/2025) di Puskesmas Mergangsan, Wirogunan, Mergangsan, Kota Jogja , Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Dilaksanakan di seluruh puskesmas, Pemeriksaan yang dilakukan tanpa dipungut biaya tersebut dilakukan kepada masyarakat yang berulang tahun dapat mendapatkan akses kesehatan dalam jangka waktu 30 hari.
Sedangkan yang berulang tahun pada bulan Januari, February, Maret, hingga bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan hingga 30 April mendatang dengan kuota yang sudah ditentukan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani menyampaikan jika selain mendapatkan pelayanan kesehatan gratis, masyarakat juga bisa mendapatkan paket kesehatan sesuai dengan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan menyasar seluruh jenjang usia dan siklus hidup.
Kendati begitu, untuk jenjang anak sekolah, pemeriksaan kesehatan gratis baru dilakukan di tahun ajaran baru pada bulan Juni 2025 mendatang.
Bagi masyarakat yang ingin ikut dalam program tersebut disebutnya perlu terlebih dahulu melakukan registrasi melalui aplikasi Satu Sehat Mobile miliki Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
“Bagi masyarakat yang tidak bisa mengakses melalui mobile, dapat membawa KTP atau identitas lainnya saat mendatangi puskesmas,” kata Emma saat memberikan sambutan.
Pj Wali Kota Jogja, Sugeng Purwanto menyampaikan jika program tersebut dilakukan dengan harapan masyarakat bisa mendapatkan akses kesehatan tanpa perlu memikirkan biaya. Kesehatan disebutnya merupakan hak masyarakat yang harus dipenuhi.
“Kita perlu memahami bahwa program ini juga sebagai langkah untuk deteksi dini atau skrining kesehatan,” kata Sugeng.
Ia menyampaikan jika berbagai upaya yang dilakukan baik pencegahan maupun penindakan atas masalah kesehatan merupakan tanggung jawab bersama dari pemerintah pusat, daerah hingga masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinkes DIY, Pembajun Setyaningastutie menyampaikan jika dampak dari program CKG akan bisa dilihat dalam beberapa tahun mendatang. Dengan kondisi penduduk yang padat, Kota Jogja disebutnya telah memiliki pemerataan kesehatan yang baik melalui berbagai pelayanan yang ada di masyarakat.
“Manfaatnya tidak hanya akan kita rasakan saat ini, tapi bagaimana 5 tahun ke depan peta kesehatan di wilayah Kota Jogja, sehingga intervensi penyelesaian ini akan lebih fokus lagi,” katanya. Dengan adanya program Cek Kesehatan Gratis menurutnya akan membuat pemerataan kesehatan akan lebih tepat sasaran. (Hus)