
Kabarangkringan – Setelah ditetapkan sebagai Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Yogyakarta Terpilih pada Pilkada 2024 lalu, Hasto Wardoyo dan Wawan Harmawan bersama PDI Perjuangan mulai action membantu masyarakat Kota Yogyakarta, salah satunya turun langsung ke lapangan mengikuti penyisiran sampah yang masih banyak menumpuk di beberapa penjuru Kota Yogyakarta
Sebanyak tujuh truk sampah diberangkatkan dari Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta untuk melakukan penyisiran limbah, Minggu (2/2/2025).
Deretan truk tersebut dikerahkan menuju lima daerah pemilihan (dapil) di Kota Yogyakarta, menyasar limbah-limbah sampah yang masih tercecer dan belum sempat masuk ke depo.
Menurut informasi, agenda ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
“Saya berharap betul, setiap momentum yang ada kita kaitkan dengan program utama pemerintah Kota Jogja. Program utama itu jelas yang lekat dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Hasto.
Karena itu, dalam memperingati ulang tahun Ketum PDI Perjuangan kali ini, pihaknya memilih agenda ‘resik-resik sampah’, guna menjawab keresahan sebagian besar penduduk Kota Yogyakarta.
Langkah tersebut, sekaligus menjadi ajang pemanasan bagi eks Bupati Kulon Progo ini, sebelum mengemban amanat sebagai Walikota Yogyakarta definitif.
“Karena di Kota Jogja yang paling mendesak adalah masalah sampah. Jadi, semua kegiatan (partai) seharusnya mengerucut untuk ikut menangani sampah,” lanjutnya.
“Kalau ada momen, ya jangan cuma hura-hura, kita datang ke warga dan bekerja saja. Makan-makannya setelah mengangkuti sampah. Kalau kerja sudah, baru makan,” tambah Hasto.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogya, Eko Suwanto, menyampaikan, dalam agenda reresik edisi terbaru ini, pihaknya tidak sebatas menyasar sampah yang belum terangkut semata.
Selanjutnya, beberapa aliran Sungai Code pun turut serta dibersihkannya, dengan menggandeng warga sekitar, relawan, hingga Satgas Andhika Wiratama PDIP Kota Yogyakarta.
“Resik-resik sampah ini merupakan komitmen bagi kami untuk mengurai persoalan limbah. Ini menjadi wujud nyata kami untuk bergerak demi masyarakat Kota Jogja,” imbuhnya. (st)