PNG

Menyajikan Berita Tepat Akurat Dan Terpercaya

April 21, 2026
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo bertemu dengan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Ova Emilia di Gedung Rektorat, Balairung, Karangmalang, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY, Kamis (6/3/2025). Foto: Hadid Husaini

Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo berdiskusi dengan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Ova Emilia membahas kemungkinan kerjasama atas berbagai masalah di Kota Jogja, Kamis (6/3/2025)

Bersama dengan para tenaga ahlinya, Hasto menyampaikan persoalan antara lain sampah, pengembangan kampung tematik, hingga rencana untuk membuat Food Bank.

Terkait sampah, Hasto menganggap UGM telah memberikan best practice terutama pemanfaatan teknologi. “Kita ingin bekerjasama terkait teknologi persampahan yang diterapkan di UGM, agar bisa kita terapkan di Kota Jogja sebagai pilot project,” katanya saat diwawancarai wartawan pada Kamis (6/3/2025).

Terutama untuk mensukseskan program 100 hari kerja, Hasto berupaya untuk bergerak cepat menyelesaikan permasalahan sampah dari hulu dan membersihkan depo-depo dari sampah. Hasto juga mendapatkan masukan terkait pemanfaatan ember tumpuk guna menyelesaikan sampah dapur bisa selesai dengan efisien dari rumah.

“Kemudian komposting dan sampah organik karena ada bio enzim bisa untuk me reduce sampah organik secara cepat,”katanya.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa Pemkot Jogja juga memiliki program one village one sister university. Program tersebut bertujuan untuk menjadikan kampung memiliki potensi masing-masing dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai Fakultas di Jogja.

“Kita akan PKS (Perjanjian Kerja Sama) dengan prodi dan fakultas di UGM untuk mengisi tema tertentu di kampung dengan sebagai focus of interest human centered development,” katanya.

Selain itu, rencana untuk membuat Food Bank Juga ia paparkan kepada para pejabat kampus. Hasto yang mendapat bekal dari retreat menyampaikan jika Presiden Prabowo menginginkan setiap daerah memiliki lumbung pangan disukainya dengan membuat Food Bank.

Pemkot Jogja disebutnya bakal menerapkan Food Rescue yang secara konsep mirip dengan gagasan Food Bank untuk menciptakan ketahanan pangan.

Pihaknya mencoba untuk bekerjasama dengan hotel dan restoran meminta untuk bisa memberikan sebagian makanan berlebih untuk diberikan kepada orang yang kurang mampu. “Kami sudah mentargetkan agar makananan lebih (dari hotel dan restoran) bisa tersalurkan kepada janda tua, miskin, dan terlantar,” katanya.

Sementara itu, Rektor UGM, Ova Emilia menyampaikan pihaknya ingin berkontribusi terhadap permasalahan sampah di Kota Jogja. Menurutnya masalah sampah merupakan masalah yang penting untuk diselesaikan.

Melalui best practice pengelolaan yang sudah dilakukan, pihaknya berupaya agar hal tersebut bisa diterapkan ke berbagai wilayah di DIY, terutama di Kota Jogja. Ia menyampaikan pihaknya sudah melakukan manajemen tersendiri terkait pengolahan sampah yang dilakukan baik dari mahasiswa hingga dosen.

“Kita sudah melakukan terkait sustainability kaitanya tentang tematik sampah setahun terakhir tidak hanya di Jogja tapi seluruh wilayah Indonesia. Mahasiswa sudah kita bekali waste management dan mengajari masyarakat di desa-desa,” katanya. (Hus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *