PNG

Menyajikan Berita Tepat Akurat Dan Terpercaya

April 26, 2026
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Kegiatan hajatan di Krasakan, Lumbungrejo, Tempel, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu (8/2/2025) berbuah petaka usai ratusan orang mengalami keracunan sehari setelahnya pada Minggu (9/2/2025).

Para korban keracunan diketahui setelah memakan siomay di hidangkan di hajatan tersebut. Saat ini para korban telah dibawa ke posko hingga rumah sakit terdekat, sementara unsur penyebab keracunan masih didalami oleh pihak terkait.

Hingga (10/6/2025) Senin siang korban mencapai 151 orang dengan rincian menjalani rawat jalan 106 orang; opname 27 orang; observasi 14 orang; rujukan 4 orang. 

Wakil Ketua DPRD Sleman, Sukaptana pada Senin (10/2/2025) mengunjungi posko keracunan yang ada di Krasakan.

Ia menyampaikan terkait penanganan pasien, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman. 

“Saya sudah berkoordinasi dengan Puskemas Tempel dan Dinas Kesehatan Sleman. Untuk pembiayaan nanti ditanggung oleh Dinas Kesehatan,”katanya. 

Untuk pelayanan yang ada di Posko tersebut akan dibuka hingga kondisi pasien membaik. Pihaknya juga akan melakukan peninjauan kepada catering yang menyuplai makanan. 

Sementara itu Plt Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Sleman, Dini Melani menyatakan  bahwa kejadian di Tempel tersebut merupakan Kejadian Luar Biasa (KLB) 

Ia menyebut kepala Dinas Kesehatan telah meminta agar membuat Nota Dinas kepada Bupati Sleman.

“Dasar dari Nota Dinas tersebut yang nantinya akan ditindaklanjuti bahwa peristiwa tersebut masuk KLB, setelah surat keluar dari Bupati itu yang akan menjadi jaminan kesehatan bagi masyarakat yang keracunan dan dirawat di rumah sakit-rumah sakit tertentu,” katanya. (Hus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *